Naik LRT Jakarta Bayar Rp 17 Ribu

ASYIK juga nih kalau light rail transit (LRT) sudah jadi di Jakarta. Dari Cibubur ke Cawang, Jakarta Timur cukup merogoh Rp 17 ribu.

Tapi, penumpang mesti merogoh Rp 20.000 untuk jalur Bekasi Timur – Cawang. Sedangkan untuk jalur Cawang – Dukuh Atas tarifnya Rp 15.000.

Bagaimana nggak asyik, saat ini, saat jam-jam sibuk untuk menempuh Cibubur ke Cawang bisa menghabiskan waktu berkisar 30-45 menit. Itu naik sepeda motor. Bisa dibayangkan kalau naik mobil, sekalipun ada infrastruktur jalan tol.

Nah, kalau naik LRT kabarnya bisa memangkas waktu tempuh cukup signifikan. Dulu, saat ada rencana proyek monorel Cibubur-Cawang disebut-sebut waktu tempuh yang dibutuhkan monorel hanya 18 menit. Dahsyat kan?

LRT adalah angkutan umum massal berbasis rel. Mirip dengan monorel. Saat ini, di Jakarta ada dua rancangan pembangunan LRT. Pertama, dari PT Adhi Karya Tbk. Badan usaha milik negara (BUMN) ini berniat membangun LRT dalam tiga tahap yang mencakup Cawang – Cibubur, Cawang – Kuningan – Dukuh Atas, Cawang – Bekasi Timur, Dukuh Atas – Palmerah Senayan, Cibubur – Bogor, dan Palmerah – Grogol.

Kedua, LRT ala Pemprov DKI Jakarta yang memiliki tujuh koridor. Rute itu mencakup Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Hari Minggu, 14 Juni 2015, Adhi Karya mengaku sudah siap membangun LRT. Pembangunan dilakukan dalam tiga tahap. Pemancangan tiang pertama (ground breaking) tahap pertama, yakni jalur Bekasi Timur – Cawang – Kuningan – Dukuh Atas dan Cibubur – Cawang, ditargetkan mulai pada 17 Agustus 2015. Kalau konstruksi memakan waktu tiga tahun, berarti pada 2018 Jakarta sudah punya LRT.
Pemerintah pusat bahkan disebut-sebut sudah merestui proyek tersebut, termasuk siap menyuntikkan dana tambahan. Maklum, total dana tahap pertama yang dibutuhkan untuk LRT versi Adhi Karya mencapai sekitar Rp 12,56 triliun.

Publikasi Adhi Karya yang saya terima menyatakan bahwa dalam rangka turut serta mempercepat penyediaan infrastruktur transportasi publik di Jabodetabek BUMN ini merealisasikan ide transportasi publik berbasis rel berupa LRT dengan konsep TOD (Transit Oriented Development). Konsep ini menyediakan transportasi LRT dengan pengembangan wilayah urban berupa property development sekaligus sebagai pemecahan masalah kemacetan lalu lintas ibu kota.

Pemerintah, kata manajemen Adhi Karya, telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penambahan PMN ke dalam Modal PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Di dalam PP tersebut Pemerintah akan menambahkan penyertaan sebesar Rp 1,4 triliun ke dalam saham ADHI. Hal ini merupakan kelanjutan dari proses persetujuan DPR RI atas rencana Pemerintah untuk menambah penyertaannya pada beberapa BUMN.

Motorola RAZRV3x 85.98.90R 2009:02:11 17:37:48

Kalau yang ini rancangan monorel Cibubur-Cawang

Disamping penambahan modal dari Pemerintah tersebut, ADHI juga akan mendapatkan penambahan modal dari publik sebesar Rp 1,345 triliun sehingga Perseroan akan mendapatkan tambahan modal seluruhnya sebesar ± Rp 2,745 triliun.

Penambahan modal tersebut akan dilakukan melalui rights issue. Dana tambahan tersebut sesuai rencananya akan digunakan untuk mendukung program Pemerintah dalam mengatasi kemacetan lalu lintas khususnya di DKI Jakarta dan daerah-daerah penyangganya. Untuk hal tersebut, Adhi Karya akan mendapatkan penugasan dari Pemerintah melalui penerbitan Peraturan Presiden yang saat ini sudah tahap akhir penyelesaian dan akan segera diterbitkan.

Nah, kita tunggu saja bagaiman realisasinya. Setuju?(edo rusyanto)

Sumber : https://edorusyanto.wordpress.com/2015/06/15/naik-lrt-jakarta-bayar-rp-17-ribu/
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What is 9 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)